Surabaya - Baru saja menanam, M Haris harus rela tanamannya
disita polisi. Polisi harus menyita tanaman yang ditanam pria 25 tahun
itu karena yang ditanam Haris adalah ganja.
"Ganja itu ditanam di dalam dua pot," ujar Kapolsek Sukomanunggal Kompol Yulianti kepada wartawan, Kamis (24/3/2016).
Ganja
di pot pertama, kata Yulianto, masih berupa bibit. Tetapi ganja di pot
kedua sudah berbentuk tunas. Yulianto menambahkan, sebenarnya penemuan
tanaman ganja itu merupakan bonus.
Bonus yang dimaksud Yulianto
berawal saat anggotanya sedang berusaha menangkap para budak narkoba di
rumah Haris di Jalan Tanjungsari. Polisi mendapat informasi ada pesta
narkoba di dalam rumah itu.
Benar saja, saat digerebek, polisi
mengamankan tiga orang yang sedang teler. Selain Haris, turut diamankan
pula adalah A Fathoni (22) dan Eka Hatika (22). Rupanya mereka sedang
berpesta sabu.
"Kami temukan 0,2 gram sabu dan alat hisapnya," kata Yulianto.
Selain
sabu, ketiga tersangka juga berencana pesta ganja. Namun sebelum ganja
diisap, polisi keburu datang. Polisi menyita 1 gram ganja kering yang
tersimpan dalam plastik klip.
Polisi kemudian melakukan
penggeledahan untuk mencari barang bukti lain. Ternyata di dalam rumah
ditemukan dua pot yang diaku Haris merupakan ganja yang ditanamnya
sendiri.
"baru ditanam dua minggu," ujar Haris.
Pria yang
badannya dipenuhi tato ini mengaku berniat menanam ganja setelah
searching di internet. "Ternyata menanam ganja cukup mudah," kata Haris.
Setelah
mengetahui caranya, Haris kemudian menghubungi temannya yang ada di
Malang. Dia berniat memesan bibit ganja. Dan temannya mengaku
mempunyainya. Tetapi teman Haris enggan mengirim atau mengantarkannya
langsung ke Surabaya.
Jadilah Haris pergi ke Malang untuk
mengambil sendiri bibit ganja itu. Setelah sampai di Terminal Arjosari,
Haris menghubungi temannya. Tak lama kemudian temannya datang sambil
membawa bibit ganja.
"Saya membeli Rp 400 ribu untuk 50 bibit ganja," tandas Haris.
Polisi
sendiri akan mengembangkan kasus ini dengan mencari orang yang menjual
bibit ganja ke Haris. "Akan kami cari penjual bibit ganjanya," tandas
Yulianto.
Thursday, 24 March 2016
Home »
» Tanam Ganja di Pot, Pemuda Bertato ini Diamankan








0 komentar:
Post a Comment